Tampilkan postingan dengan label pada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pada. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Maret 2014

Inilah Fungsi Punuk Pada Baju Pembalap MotoGP

Yamaha 46

Bisakah Anda membayangkan bagaimana rasanya memakai baju balap berbahan kulit tebal di Sirkuit Sepang yang suhu di lintasannya bisa mencapai 50 derajat celcius? Panas pastinya, karena alasan itulah baju balap kemudian ikut berevolusi sebagaimana halnya teknologi di MotoGP.

Evolusi yang terjadi di baju balap itu terkait kenyamanan pembalap saat menjalani balapan. Untuk mengurangi panas, maka dibuatlah baju balap yang dilengkapi radiator alias berpendingin air.

Sistem kerjanya memang mirip dengan radiator pada motor atau mobil, yakni memompa air mengelilingi ruang silinder demi menyerap panas dan kemudian didinginkan oleh kisi-kisi radiator yang terkena angin.

Nah, untuk baju balap MotoGP, pemompa air yang berfungsi sebagai pendingan itu terletak pada bagian punggung. Pompa tersebut juga berfungsi menurunkan suhu air agar kembali dingin saat mengelilingi tubuh pembalap.

Punuk Pada Baju Pembalap MotoGP

Selang yang nantinya akan dipenuhi air sebagai pendingn itu tak berada di baju balap. Sebelum menjalani race setiap pembalap menggunakan rompi khusus, di rompi tersebutlah selang-selang berisi air itu berada. Nantinya selang tersebut dihubungkan dengan pompa yang berada di bagian belakang baju balap.


Selain berisi pompa mini yang berfungsi sebagai pengalir air, "punuk" juga berisi air minum buat pembalap. Bekal minum tersebut terhubung dengan helm agar sang rider dengan mudah mengkonsumsi air minum tersebut.
Read More..

Kamis, 21 November 2013

Penyakit pada Ikan Discus

Penyakit pada Ikan Discus
  
Penyakit pada Ikan Discus | Akuarium Hias -Discus dapat juga diserang penyakit lantaran mutu air yang jelek atau pakan yang membawa penyakit. Menurut pemicunya, penyakit yang menyerang discus dibagi jadi 2 jenis, yakni penyakit Parasiter serta non parasiter.

1. Penyakit Parasiter
Penyakit parasiter yaitu penyakit yang timbul lantaran parasit. Perumpamaan penyakit ini yaitu :

a. Gill Worm atau Penyakit Insang
Penyakit insang ini menyerang di bagian insang ikan, hingga menyebabkan ikan tak dapat bernafas atau mengap-mengap. Obat yang umum dipakai untuk menangani penyakit insang yaitu dengan memakai larutan formalin 35-40%, garam dapur (NaCI), atau PK (Kalium permanganat).

b. NDD (New Discus Disease)
Penyakit NDD juga di kenal dengan nama discus plague atau velvet. Penyakit ini dikarenakan oleh komplikasi sebagian bakteri serta virus. Pemicu penyakit NDD bakal menembus lendir pertahanan discus lalu mengambil sari makanan dari beberapa sel kulit yang rusak serta mengambil cairan badan. Mengakibatkan discus jadi lemas serta lalu mati. Penyakit ini bisa diobati dengan cara-cara, yakni :

Memakai larutan PK dengan dosis 0, 6 g per 100 liter air
Gabungan 1, 5-2 g chloramfenicol (antibiotik), 0, 2-0, 3 acriflavine (antiprotozoa), serta 3-4 sendok makan garam dapur.
Gabungan 2 g oxytetracyclin, 0, 2-0, 3 g acriflavine, serta 3-4 sendok makan garam dapur,
Gabungan 4 g neomycin sulphate, 250 mg nitrofuratoin atau makrofuran, serta 3-4 sendok makan garam dapur.
Gabungan 1 g ciprofloxacin, 11 tete copperformalin (antiprotozoa), serta 3-4 sendok makan garam dapur.

Penyakit pada Ikan Discus
c. White Spot
White spot adalah penyakit yang dihadapi hampir seluruh type ikan. Penyakit white spot ditandai oleh timbulnya bintik putih pada ekor, sirip, permukaan badan, mata, atau insang. White spot bisa menyerang discus lantaran mutu air yang buruk. Langkah mengatasi penyakit ini bisa dikerjakan dengan ganti air tiap-tiap hari serta menambah suhu air sampai 33oC, atau mungkin dengan menggunkan 0, 3 g acriflavine untuk tiap-tiap 100 liter air atay blitz ich seperti takaran yang tercantum.

2. Penyakit Nonparasiter
Penyakit nonparasiter yaitu penyakit yg tidak dikarenakan oleh parasit, umpamanya lantaran kekurangan oksigen, terlampau banyak makan, persoalan nutrisi, keracunan obat, atau pergantian pH. Di bawah ini yaitu sebagian penyakit nonparasiter yang umum menyerang discus.

a. Iritasi air
Perubahan air yang mendadak bisa menyebabkna iritasi air. Penyakit ini ditandai oleh rusaknya ujung sirip atau ekor. Untuk menangani penyakit ini baiknya penggantian air akuarium dikerjakan dengan cara perlahan, yakni dengan ganti ¾ air lama dengan air baru.

b. Keracunan obat
Keracunan obat berlangsung lantaran pemberian obat yang melebihi dosis atau obat yang telah kadaluarsa. Mengakibatkan penyakit yang terkena discus makin kronis. Untuk menghindar penyakit ini baiknya pemberian obat seperti dosis yang disarankan.

c. Kekurangan Oksigen
System aerasi yg tidak cukup dan populasi ikan yang terlampau padat bisa mengakibatkan ikan alami kekurangan oksigen. Cirinya yaitu pernapasan ikan jadi memburu serta mengap-mengap. Penanggulangannya yaitu ganti system aerasi atau kurangi kepadatan ikan.

d. Terlampau banyak makan
Discus yang terlampau banak makan bakal mengakibatkan perutna menggelembung serta sulit buang air. Penyakit ini bisa ditanggulangi dengan menambah suhu air sampai meraih 33oC atau mungkin dengan memberikan 5 sendok makan garam untuk tiap-tiap 100 liter air.

c. pH shock
Pergantian derajat keasaman atau pH air bisa menyebabkan pH shock mengakibatkan discus kehilangan keseimbangan. Langkah menangani pH shock yaitu dengan ganti air akuarium dengan air yang pH –nya seperti (6, 3-6, 8), lalu di beri 5 sendok makan garam dapur serta 1 g acriflavine atau methylene blue untuk tiap-tiap 100 liter air.

Read More..

Senin, 18 November 2013

Mengatasi Masalah Pada Flashdisk

Mengatasi Masalah Pada Flashdisk

Media penyimpanan USB Flash Drive seringkali ngadat tak mau dilepas secara aman dari komputer. Seperti diinformasikan dari PCWorld, berikut beberapa tips praktis untuk mengatasinya.

1. Manfaatkan Task Manager

Seringkali ketika akan dilepas dari komputer, terdapat pernyataan USB Flash Drive tak aman dicopot. Jika Anda sudah menutup semua program dan USB Flash Drive tetap ngadat tak mau dilepaskan, cobalah memakai aplikasi Task Manager.

Tekan Ctrl-Alt-Delete secara bersamaan untuk memunculkan Task Manager di Windows XP. Kemudian klik tab Processes. Setelah itu, periksalah detail proses-proses komputasi yang sedang terjadi di sini.

Jika terdapat proses yang kira-kira berasal dari USB Flash Drive, pilihlah proses tersebut kemudian tekan end process. Kemudian, cobalah untuk kembali melepaskan USB Flash Drive.

2. Alternatif Lain

Namun jika dengan cara di atas USB Flash Drive tetap dinyatakan tak aman dilepas, ada 2 pilihan yang bisa diambil yaitu:

- Matikan komputer kemudian cabut USB Flash Drive tersebut.

- Atau Anda bisa menempuh risiko dengan langsung saja mencabut USB Flash Drive. Langkah ini dinilai tak menimbulkan masalah jika USB Flash Drive dicopot saat seluruh programnya telah ditutup. Namun tiada jaminan Flash Drive Anda aman dengan cara ini.

3. Pakai Software USB Safely Remove

Anda juga bisa mencoba versi trial software bernama USB Safely Remove. Software ini gunanya untuk menganalisis penyebab USB Flash Drive tak mau dilepas, kemudian menunjukkan solusinya. Hanya saja jika Anda ingin memiliki software ini secara permanen, Anda harus membayar sejumlah uang.

4. Pakai Software HP Drive Boot Utility

   1. Software yang kita perlukan untuk keperluan ini adalah HP Drive Boot Utility (buatan HP namun jangan khawatir ternyata bisa    kita gunakan untuk merek yang lainya. Bahkan untuk memory kamera juga).
   2. Setelah di download, jalankan dan pilih drive untuk falsh disk yang akan diperbaiki.
   3. Pilih tipe format disk yang mau di gunakan (FAT, FAT32 atau NTFS)
   4. Pilih Quick Format
   5. Kemudian pilih start untuk memulainya.

Read More..

Rabu, 13 November 2013

Cara Menonaktifkan Automatic Update pada Windows


Automatic updates windows biasanya digunakan untuk mengupdate service pack dan komponen-komponen windows secara online terhubung ke situs microsoft.

Jika anda tidak membutuhkan update secara online, lebih baik fungsi update otomatis ini di nonaktifkan (karena bisa saja diupdate secara offline jika anda sudah punya installer atau CD service pack windows)

Untuk menonaktifkan:

1. Klik kanan pada ikon My Computer => Properties


2. Pilih tab Automatic updates, pilih Turn off automatic update


3. Pada start menu pilih Run kemudian ketik msconfig


4. Setelah kotak dialog System Configuration Utility terbuka, pilih tab Services, lepaskan centang Automatic Update


6. Restart komputer
Read More..