Tampilkan postingan dengan label ala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ala. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Desember 2013
Galaxy Gear Smart Watch Terbaru Ala Samsung

Lupakan tentang smartphone dan tablet, sekarang Samsung telah meluncurkan smart watch yang diperkirakan akan menjadi tren di pasaran.
Smart watch ala Samsung ini bernama Galaxy Gear, yang diumumkan dalam acara Unpacked 2013 kemarin malam bersama dengan Galaxy Note 3 dan .Galaxy Note 10.1.
Perangkat Galaxy Gear ini memiliki spesikasi ukuran 1,63 inci, dimensi ukuran 320x320 pixel, Super AMOLED screen, kamera 1,9 megapixel, prosesor 800 MHz, RAM 512 MB, dan kapasitas penyimpanan data sebesar 4 GB.
Dikatakan bahwa smart watch satu ini merupakan pasangan yang sempurna bagi Galaxy Note 3, yang kompatibel satu sama lainnya.
Galaxy Gear ini dapat mengambil foto, merekam video, membaginya ke media sosial Anda dan bahkan melakukan panggilan telepon.
Warna yang akan tersedia saat diluncurkan adalah : Jet Black, Mocha Gray, Wild Orange, Oatmeal Beige, Rose Gold, and Lime Green.


Apakah Anda akan membeli smart watch pintar ala Samsung ini?
Selasa, 24 Desember 2013
Test Keperawanan Ala Candi Sukuh UNIK!!!
osserem
Yang satu ini memang benar-benar gila . Tes Keperawanan? Wah kalau dibayangin, mungkin pikiran kita boleh sampai kemana-mana ya. Hehehe
Nah daripada bikin penasaran kawan semua, Yuk langsung saja kita simak bersama, Cekidot!!!
Test Keperawanan alias cara mengetahui bahawa perempuan itu perawan atau tidak, ada cara paling asyik untuk mengetahuinya, jangan sekali-kali bertanya pada perempuan "apakah kamu masih perawan?" Kerana pertanyaan demikian akan membuatnya tersinggung. Lebih baik ajak saja sang doi wisata ke sebuah candi, nah siapa tahu dia memang tidak tahu kalau sedang di test keperawanannya.
Candi Sukuh terletak di Desa Sukuh, Kelurahan Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi Sukuh adalah candi peninggalan zaman Jawa kuno yang terletak di lereng Gunung Lawu sebelah barat, pada ketinggian lebih kurang 910 m di atas permukaan laut.
Jaraknya dari Solo kurang lebih 35 km dapat dijangkau dengan kenderaan roda empat sampai di tempat. Dari Solo perjalanan menuju Karang Pandan kemudian menuju ke arah desa Kemuning, dan setelah kita jumpai simpang tiga, maka kita ambil arah yang menuju ke timur.
Dahulu kala kalau orang hendak mencapai puncak Sukuh harus melewati tangga batu yang panjang dari dataran sampai di halaman candi tersebut. Halaman Candi Sukuh sendiri terdiri dari 3 teras .
Memperhatikan susunan teras di Candi Sukuh banyak orang yang mencoba untuk menghubung-hubungkan dengan seni Mesir ataupun seni Meksiko. Karena untuk memasuki teras pertama kita harus melewati gapura, yang kalau kita perhatikan dari bawah gapura ini mirip pylon (gapura untuk memasuki piramida) dari Mesir.
Di sebelah kiri dan kanan pada gapura itu terdapat relief yang menunjukkan dengan jelas bahwa yang dimaksud adalah tahun tertentu.Kita lihat di sebelah kiri ada gambar seorang manusia yang ditelan oleh raksasa. Pada gapura terbaca candra sengkala "gapuro bhuto aban wong" .
Di atas sebuah pohon ada beberapa ekor burung, sedang di bawah ada seekor anjing yang memperhatikan peristiwa mengerikan. Perlu diketahui bahawa sastra jawa memberi angka-angka tertentu pada bangunan ataupun relief-relief pada barang yang terdapat pada setiap gapura Gapura berarti 9. Raksasa berarti 5, menelan berarti 3 dan manusia 1. Kemudian susunan angka itu di baca dari belakang dan terdapatlah tahun Jawa 1357 atau tahun Masehi 1437.
Sedangkan relief di sebelah kanan menunjukkan tahun yang sama dengan candra sengkala yang berbunyi "gapuro bhuto nahut bu(n)tut" yang berarti angka tahun 1359 caka. Relief ini berupa gambar raksasa sedang lari menggigit ular. Di atasnya terdapat mahluk yang sedang melayang-layang dan seekor binatang melata.
Dilantai kita melihat adanya relief Lingga (alat kelamin wanita) berhadapan dengan lawan jenisnya Yoni (alat kelamin laki-laki), mungkin suatu gambaran yang ada hubungannya dengan kenyataan bahwa Candi Sukuh dengan relief alat kelamin itu bertalian upacara-upacara kesuburan.
Yang pasti ini BUKAN suatu LELUCON KASAR, melainkan berdasarkan kepercayaan mistik tentunya. Konon, menurut cerita, UNTUK MENGETES KEPERAWANAN seorang gadis atau KESETIAANnya. Jika gadis tersebut berbuat serong, jika melewati relief tersebut AKAN sobek atau terlepas kainnya dan menitikkan darah (kalau pas Mens, gimana ya? Jangan mau di test deh). Kalau perilakunya tidak tercela akan selamatlah ia melewati relief Yoni dan Lingga tersebut.
dan jika laki-laki yang berbuat serong, dengan melewati relief itu akan ketahuan, dengan bukti si lelaki AKAN TERKENCING-KENCING seketika. Nah lho, kalo mau nglewati jangan minum air banyak-banyak dulu deh. Sedang yang sudah punya istri/suami bila melangkahii relief ini pastinya pengin lagi he he he……pengin apa ya? Buktikan sendiri rasa keinginannya nanti.
Sebetulnya kalau mau menulis lengkap cerita tentang Candi Sukuh cukup banyak ceritanya, tulisan ini bahagian kecil dari tulisan saya yang pernah di muat di media cetak secara bersambung tahun 1986 lalu, jadi aku menulis yang sesuai judulnya saja. Yang penting, lepas dari itu semua, kita wajib menghormati peninggalan-peninggalan nenek moyang sekecil apapun wujudnya, karena itu bagian dari sejarah perjalanan bangsa kita yang patut dijunjung tinggi.
Wah, unik sangat ya candi tersebut. Hahahahaha....
Hati-hati ya bagi yang sudah nggk perjaka atau yang sudah nggak perawan lagi. Siap-siap buat dipermaluin kalau sudah datang ke tempat itu
sumber
Sabtu, 30 November 2013
Wah Keren Rumah Akuarium Linear Ala Jepang
Tinggal di gang sempit bukan masalah lagi. Tidak perlu ragu untuk membeli lahan memanjang tanpa ukuran lebar yang begitu berarti. Arsitektur-arsitektur dari jepang telah membuka mata dunia, bahwa lahan memanjang dapat digunakan menjadi tempat mendirikan rumah yang indah, menarik, dan nyaman.
Kamar:


Ruang belajar:

Toilet:

Ruang Depan:

Ruang TV:

Setiap ruangan menyatu:

Architects: Shinichi Ogawa & Associates / Urbanist Architect
Location: Okinawa, Japan
Site area: 211.59 sqm
Building area: 102.22 sqma
Sebuah firma arsitekur di jepang bernama "Shinichi Ogawa & Associates" dengan jenius membuat desain dan membangun sebuah rumah minimalis. Tidak sekedar minimalis seperti rumah pada umumnya, rumah yang dibangun di okinawa ini lebih mengagumkan.
Alasan utama keunikan desain rumah ini adalah bentuknya yang linear atau memanjang. Konsep minimalis diterapkan dengan memberikan fitur empat buah lempeng persegi panjang berwana putih pada eksterior dan atapnya.
Bagi anda yang belum terbiasa, berada di dalam rumah memanjang ini, anda akan sedikit kebingungan membedakan apakah saat ini sedang berada di lorong atau sebuah ruangan? Seluruh ruangan diciptakan dengan memanfaatkan panjangnya area.
Meski tidak memiliki luas ruangan sewajarnya, interior dan material yang digunakan tetaplah modern dan berhasil membentuk citra sederhana namun bersih. Tidak terlalu banyak pajangan dan hanya diisi oleh perabotan fungsional.
Untuk memberikan kesan luas, beberapa ruangan berlindung dari kaca jernih dan lebar di bagian depan dan atap rumah. Bila ingin tahu rasanya menjadi ikan yang hidup di akuarium, tinggallah di rumah linear ini.
Penasaran juga bagaimana cara menonton televisi, bila televisi tersebut hanya muat diletakkan di samping sofa, bukan depan sofa?
Kamar:
Ruang belajar:
Toilet:
Ruang Depan:
Ruang TV:
Setiap ruangan menyatu:
Architects: Shinichi Ogawa & Associates / Urbanist Architect
Location: Okinawa, Japan
Site area: 211.59 sqm
Building area: 102.22 sqma
source
Langganan:
Postingan (Atom)